Mitra Bakal Miliki Pembangkit Listrik Tenaga Mini Hydro di Desa Poniki

RATAHAN, – Kabupaten Minahasa Tenggara (Mitra) kembali dilirik para investor luar, kali ini rencana pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Mini Hydro (PLTMH) di desa Poniki, Kecamatan Pasan. Hal ini terungkap dalam rapat pemeriksaan terkait Upaya Pengelolaan Lingkungan Hidup dan Upaya Pemantauan Lingkungan Hidup (UKL-UPL) oleh pihak Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Minahasa Tenggara (Mitra), melalui Dinas Lingkungan Hidup (DLH) pada Kamis (26/1/2017).

Saat ini sedang lakukan pemeriksaan kelengkapan proposal UKL-UPL oleh PT Pacifik Kawanua Lestari yang akan dilakukan pihak DLH, guna penerbitan ijin lingkungan, serta dokumen lainnya yang dibutuhkan dalam proses pembangunan PLTMH, ujar Kepala Dinas DLH dr Tommy Soleman, melalui Kepala Bidang Tata Rencana Kajian dan Pengaduan Kasus Lingkungan Hidup, Linda Tololiu S.Sos ME, Kamis (26/1/2017).

Tololui mengatakan rencana pembangunan PLTMH ini akan menghasilkan 2 mega watt, yang dapat melayani listrik di beberapa wilayah yang ada di Minahasa Tenggara, melalui air sungai di desa Poniki.

“Jadi nanti setelah dikaji sudah sesuai UKL- UPL maka akan diajukan ke bupati untuk mendapatkan ijin lingkungan. Dan selanjutnya diserahkan kepada pemrakarsa untuk kelanjutan proses dokumen,”jelas Tololiu.

Sementara Asisten II Bidang Perekonomian dan pembangunan Robby Ngongoloy, mengatakan saat membuka rapat pemeriksaan UKL-UPL di kantor DHL, agar Dinas Lingkungan Hidup mengkaji sebaik- baiknya UKL-UPL, agar dikemudian hari tidak terjadi hal yang kita tidak inginkan.

“Saya berharap pihak pemrakarsa untuk serius menyiapkan dokumen yang diminta, agar proses pengurusan dapat berjalan lancar”, harap Ngongoloy.

Hadir pada rapat tersebut, Kepala Dinas Lingkungan Hisup dr Tommy Soleman, sejumlah instansi terkait, staf DLH serta pihak Dirut PT Pacifik Kawanua Lestari Shandy Gunawan dan empat personil konsultan.

sumber : manadotoday.co.id

Mitra Jadi Satu-satunya Daerah di Sulut untuk Uji Coba Penerbitan KIA Tahun 2017

RATAHAN,  – Setelah pada tahun 2016 penerbitan akte kelahiran mencapai target, yaitu 83 persen secara nasional, maka pada tahun 2017 ini Kabupaten Minahasa Tenggara (Mitra) menjadi satu-satunya daerah di Sulawesi Utara (Sulut) yang ditetapkan pemerintah pusat untuk uji coba Penerbitan Kartu Identitas Anak (KIA).

Penerbitan KIA ini berdasarkan Surat Keputusan Menteri Dalam Negeri Nomor 471.13-112 DUKCAPIL TAHUN 2017 tentang Penetapan Kabupaten/Kota sebagai pelaksana penerbitan KIA tahun 2017 ditandatangani Dirjen Kependudukan dan Capil, Zudan Arid Fakrulloh.

Setelah ditetapkan pemerintah pusat sebagai daerah uji coba penerbitan KIA, Disdukcapil Mitra kini membidik sekolah-sekolah yang ada di 12 Kecamatan.

“Kita bersyukur menjadi daerah satu-satunya di Sulut yang akan dijadikan uji coba dalam penerbitan KIA meski sebelumnya sudah ada daerah Tomohon yang melaksanakannya pada tahun silam. Daerah kita (Mitra) dipilih dikarenakan prosentase penerbitan akta kelahiran mencapai di atas 83 persen secara nasional,” ujar Kepala Disdukcapil David Lalandos AP MM, Kamis (18/1/2017).

Menurut Lalandos, kunjungan di sekolah-sekolah menjadi prioritas dan sudah akan dilakukan pengambilan foto untuk dipampang di kartu identitas tersebut.

Anak-anak di atas umur 5 tahun yang telah memiliki akta kelahiran akan dikunjungi untuk pengambilan foto diri, yang nantinya akan dipampang pada KIA. Sedangkan anak di bawah umur 5 tahun dan memiliki akta kelahiran belum akan difoto.

”Akta kelahiran ini menjadi syarat penerbitan KIA berdasarkan mekanisme yang ada,” pungkas Lalandos.

 

Sumber : manadotoday.co.id

ASN Lakukan Pungli Akan Dipecat

RATAHAN, – Bupati Minahasa Tenggara (Mitra) James Sumendap SH, mengancam akan memberikan sanksi tegas, berupa pemecatan bagi Aparat Sipil Negara (ASN) yang terbukti melakukan praktek pungutan liar (pungli).

“Saya pecat ASN terlibat pungli. Karena hal tersebut sangat memalukan, dan merupakan bagian dari tindak korupsi,” tegas Sumendap, jumat pekan lalu.

Sumendap, menegaskan tak akan memberi kesempatan bagi para ASN yang ingin melakukan praktek-praktek pungli, khususnya dalam pelayanan kepada masyarakat.

“Sekarang tim sapu bersih pungli sudah ada, dan mereka akan turun ke instansi tanpa diketahui. Jadi saya peringatkan jangan sampai ada pegawai yang terkena operasi tangkap tangan,” katanya.

Menurut Sumendap, para ASN di Minahasa Tenggara tak harus melakukan praktek pungli, karena tingkat kesejahteraan para pegawai terus mendapatkan perhatian pemerintah.

“Makanya untuk tahun ini tunjangan kinerja dinaikan. Hal ini bertujuan agar para ASN tidak lagi melakukan praktek pungli yang sangat merugikan masyarakat, serta pemerintah daerah,” katanya.

Bupati juga meminta masyarakat agar melaporkan jika masih ada ASN yang melakukan praktek pungli.

“Kalau masih ada masyarakat temui, segera laporkan ke Pemkab, kita akan segera tindaklanjuti. Asalkan juga laporan sesuai fakta, yang didukung dengan bukti,” tandasnya.

 

sumber : manadotoday.co.id

Periksa Kendaraan Dinas, Bupati Mitra Minta Digunakan Sesuai Peruntukan

RATAHAN,Bupati Minahasa Tenggara (Mitra) James Sumendap SH meminta kepada para pengguna Kendaraan Dinas (Kendis) agar memanfaatkannya sesuai peruntukan. Ini dikatakannya saat memeriksa  146 kendaraan roda empat dan 363 roda dua Jumat (13/1/2017).

” Saya minta agar SKPD dapat menjaga aset dengan baik dan dimanfaatkan untuk kebutuhan dinas,” ujar Sumendap.

Sumendap mengatakan, mengenai SKPD yang baru yang belum mendapatkan Kendis untuk dicabut undi.

“‘Ada sekitar lima SKPD yang akan dicabut undi, kan ada berapa SKPD yang hilang pada penerapan PP 18 tahun 2016, jadi Kendis tersebut yang akan dicabut undi,”katanya.

Ditegaskan Sumendap, jika kedapan ada pejabat memakai Kendis tidak sesuai peruntukan maka akan ditarik.

”Saya minta juga masyarakat dapat mengawasi penggunaan Kendis ini. Jika ada pejabat yang salah menggunakan silakan lapor dan akan diberikan sanksi,” tegas Sumendap.

 

sumber : manadotoday.co.id

Lantik 592 Pejabat Eselon IV, Bupati Mitra Minta Tunjukkan Loyalitas

RATAHAN, -Bupati Minahasa Tenggara (Mitra) James Sumendap SH Jumat (13/1/2017) melantik 592 pejabatbEselon IV. Berdasarkan SK No 458 Tahun 2016,  berlangsung di Kantor Bupati.

Dalam sambutannya, Sumendap meminta agar pejabat yang dilantik menunjukkan loyalitas terhadap pekerjaan dan atasan dalam melayani masyarakat.

”Sesuai  PP 18 tahun 2016 tentang OPD baru maka semua pejabat di lingkup Pemkab Mitra harus dilantik kembali,” kata Sumendap.

Para pejabat yang dilantik terdiri dari kepala sub dinas, kepala sub bagian, kepala seksi, kepala sekolah, kepala Puskesmas serta penyuluh pertanian.

Sumber : manadotoday.co.id

Bupati minta kinerja ASN lebih ditingkatkan

RATAHAN, – Bupati James Sumendap SH, dalam apel perdana yang diikuti ribuan Aparat Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Minahasa Tenggara mencanangkan, 2017 sebagai tahun ‘Peningkatan’.

“Tahun ini secara resmi saya canangkan sebagai tahun peningkatan. Peningkatan yang dimaksud adalah peningkatan pembangunan infrastruktur, peningkatan kinerja pemerintah, dan yang paling penting adalah peningkatan kesejahteraan rakyat secara merata,” kata Sumendap saat apel yang dilaksanakan di Sport Hall Kantor Bupati, Selasa (3/1/2017).

Sumendap, mengungkapkan dengan dicanangkannya tahun 2017 sebagai tahun ‘peningkatan’, para ASN diharapakan lebih memaksimalkan kinerja.

“Dari survei yang telah kita lakukan, kinerja pemerintah saat ini sejak tahun 2013 terus lebih baik. Hal tersebut juga dibuktikan dengan banyaknya pengakuan, dan penghargaanyang sudah diberikan. Ini bukti dari loyalitas serta dedikasi yang ASN berikan,” ujarnya.

Menurut Sumendap, Minahasa Tenggara telah menjadi daerah rujukan bagi daerah lainnya untuk belajar.

“Dan kita harus berbangga karena Minahasa Tenggara saat mulai diperhitungkan dari daerah-daerah lainnya,” kata Sumendap.

Sumendap, menambahkan dengan komposisi para pejabat yang baru dilantik diharapkan mampu memaksimalkan tugas dan kerjanya untuk mewujudkan Minahasa Tenggara yang terus lebih baik.

“Kita harus optimis Minahasa Tenggara akan terus lebih maju. Untuk itu loyalitas dan dedikasi kita harus tunjukkan dalam kerja pada tahun ini,” tandasnya.

 

Sumber : manadotoday.co.id

Program Strategis Tahun 2017

* Pemberian Insentif Manula (usia diatas 65 tahun) Rp750.000/tahun diberikan saat Natal dan Idul Fitri

* Pemberian Dana Duka Rp7.000.000

* Pemberian Insentif bagi Pemimpin Gereja dan Masjid (Pendeta, Imam, Gembala) Rp500.000/bulan

* Pemberian Insentif bagi perangkat desa dan kelurahan Rp1.000.000/bulan

* Pemberian ratusan ribu bibit perkebunan

* Pemberian Bantuan Penyelesaian Studi SMA dan Perguruan Tinggi

– SMA Rp500.000

– D2 Rp2.000.000

– D3 Rp3.000.000

– S1 Rp5.000.000

– S2 Rp10.000.000

– S3 Rp15.000.000

Program Tahun 2017 Akan Banyak Peningkatan

RATAHAN,  – Program Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Minahasa Tenggara tahun 2017 ini masih akan melakukan sejumlah peningkatan-peningkatan pembangunan yang lebih merata di segala bidang,

Dikatakan Sumendap, bahwa Pemkab telah menyiapkan program peningkatan yang mencakup pembangunan infrastruktur, pelayanan pemerintah, dan pemberdayaan masyarakat.

“Dengan APBD 2017 yang pro rakyat saya optimis di tahun ini apa yang menjadi kebutuhan dan harapan masyarakat dapat terpenuhi secara menyeluruh,” ujar Sumendap Senin (2/1/2017).

Sumendap, mengungkapkan sejumlah program strategis dari Pemkab Minahasa Tenggara telah dimulai dan sebagian telah disalurkan kepada masyakarat per 1 Januari 2017.

Dia juga menjelaskan beberapa lanjutan pekerjaan akan dilaksanakan oleh Pemkab seperti pembangunan pasar Belang dengan konstruksi dua lantai, pasar Posumaen, dan pasar Touluaan Selatan, serta pembangunan tribun olah raga di semua kecamatan.

“Saya berkomitmen untuk terus memajukkan dan mensejahterakan masyarakat Minahasa Tenggara, dan berharap dukungan dari seluruh masyarakat, sehingga visi sera misi kabupaten yakni Minahasa Tenggara yang berdaulat, berdikari, dan berkepribadian dapat terwujud,” jelasnya.

Bupati pun berharap di tahun baru ini menjadi momentum untuk menyatukan semangat baik pemerintah dan masyarkat dalam rangka menjadikan Minahasa Tenggara lebih hebat.

 

Sumber : www.manadotoday.co.id