Wagub dan JS-RK Buka Puasa Bersama Jamaah NU Mitra

        

Pusomaen, Selasa (13/06/2017). Bupati Minahasa Tenggara (Mitra) James Sumendap, SH dan Ronald Kandoli atau JS-RK mendampingi Wakil Gubernur (Wagub) Sulut Drs Steven Kandou, saat acara buka puasa bersama dengan warga Nahdlatul Ulama (NU) se-Mitra di Desa Bentenan Indah, Kecamatan Pusomaen.

Bupati mengatakan, adalah suatu kehormatan bagi masyatakat Mitra khususnya warga NU karena Safari Ramadhan Pemprov Sulut dilaksanakan bersama jamaah NU Mitra di Desa Bentenan Indah.  Sekiranya acara buka ini sebagai hal utama untuk memperkuat tali silahturahmi antara pemerintah dan organisasi keagamaan. “NU diharapkan menjadi pilar dalam menjaga tali silahturahmi. Kehidupan kerukunan antar umat beragama di Mitra yang telah terjalin kuat secara turun temurun harus terus dijaga,” ujar Bupati.

Sementara Wagub Sulut Drs Steven Kandow mengaku salut dan memuji kerukunan antar umat beragama di Minahasa Tenggara, yang bisa saling menghargai dan menghormati. Setidaknya Kabupaten Mitra bisa dijadikan salah satu daerah percontohan kerukunan antar umat beragama.

Pada buka puasa tersebut hadir juga Ketua TP-PKK Sulut Ny Rita Dondokambey-Tamuntuan, Wakil Ketua TP-PKK Sulut Ny Kartika Devi Kandow Tanos, para pejabat Pemprov dan Pemkab, serta para tokoh Nahdatul Ulama Sulut.

Mitra Tuan Rumah Hari Lanjut Usia Nasional Provinsi Sulut

 

Ratahan, Selasa (13/06/2017). Peringatan Hari Lanjut Usia Nasional Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) Tahun 2017 dengan tema “Hidup Bermartabat di Usia Senja Lanjut Usia Sejahtera” dipusatkan di Kabupaten Minahasa Tenggara (Mitra). Acara dilaksanakan di Sport Hall Kantor Bupati, yang dibuka secara simbolis oleh Asisten II Pemkab Mitra, Drs Robby Ngongoloy, ME. Hadir dalam ini Wakil Gubernur Sulut Drs Steven Kandouw, Wakil Bupati Mitra Ronald Kandoli, Wakil Bupati Minahasa Ivan Sarundajang, KetuaDPRD Mitra Drs Tavif Watuseke, Wakil Ketua Tonny Lasut, AMTm beserta anggota DPRD Corry Kawulusan dan Sammy Pongilatan, Komisi Daerah Lansia Sulawesi Utara, Kadis Sosial Sulut Grace Punuh MKes, pejabat Pemkab Mitra diantaranya Kadis  Sosial Mitra Fenggy Wurangian SE,MSi, Kadis PMD Jotje Wawointana.

Menurut Bupati Mitra, James Sumendap, SH, kehadiran dua ribuan lansia ini sekiranya ada makna dan manfaat tersendiri bagi lansia. Karena terkumpulnya para lansia menandakan bahwa usia memang telah terbilang tua namun jiwa dan semangat masih muda. Sehingga hal ini harus dijadikan panutan dan contoh bagi generasi penerus untuk tetap giat dan gigih dalam menjadikan hidup ini semakin berwarna dengan terus menelorkan ide-ide brilian dan inovatif.

Kadis Kesehatan Provinsi dr Debby Kalalo dalam laporannya mengatakan, kegiatan ini merupakan momentum kepedulian pemerintah kepada lansia, berupa jaminan kesehatan di seluruh panti werda, peningkatan pelayanan kesehatan bagi lansia di puskesmas, pelayanan posyandu lansia di seluruh kabupaten dan kota, penyuluhan kesehatan, pemeriksaan mata, pemeriksaan laboratorium untuk penyakit tidak menular, yang bertujuan untuk pemenuhan kebutuhan dan hak-hak lansia.

Dirjen Kesehatan Masyarakat Kemenkes RI dr Anung Sugihantono MKes mengatakan, jajaran Kemenkes memberikan apresiasi dan terima kasih kepada jajaran Pemprov Sulut dan Pemkab Mitra yang telah menyelenggarakan kegiatan yang besar ini. Dimana lansia merupakan panutan generasi ke depan, karena selalu tampil ceria dan semangat. Kepada Puskesmas, klinik kesehatan serta fasilitas kesehatan untuk memberikan pelayanan dan perlakuan khusus kepada lansia.

 

 

        

 

Pemkab-Telkom Manado Bahas Pengembangan Jaringan Internet

        

Ratahan, Selasa (13/06/2017). Bertempat di Lamet Tosuraya Barat, Ratahan, Bupati Minahasa Tenggara, James Sumendap, SH dan Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Mitra mengadakan pertemuan dengan PT Telkom Manado. Ini merupakan tindak lanjut dari upaya kerja sama, setelah semenjak awal tahun Diskominfo Mitra terus secara aktif dan berkelanjutan begitu getol memperjuangkan pelayanan jariangan internet yang maksimal.

Dalam pertemuan dengan Bupati, dibahas rencana MoU antara Pemkab Mitra dengan PT Telkom Manado tentang Smart City. Bupati menegaskan, pihaknya siap mendukung program Smart City dan meminta jaminan serta keseriusan dan kesiapan dari Telkom, terutama tersedianya jaringan internet yang mantap untuk penerapamn E-Goverment. Dikarenakan jaringan internet di Kabupaten Mitra semenjak empat tahun lalu sampai sekarang, boleh dikata sangat buruk. Bahkan ada wilayah yang kategori Blank Out atau tidak ada signal sama sekali, selain banyaknya kawasan yang kategori Blank Spot atau lemahnya untuk mendapatkan signal. Bupati mencotohnya mengenai Layanan Pengadaan Secara Elektronik (LPSE) saja, Kabupaten Mitra harus menempatkan server di LPSE Provinsi Sulawesi Utara. Sehingga dalam pengoperasiannya memakan waktu dan anggaran karena harus ke Manado. Malahan tetap saja banyak kali terjadi ganggungan sehingga menemui kendala dalam pelaksanaannya.

        

Bupati Ibadah KKR Dengan Jemaat GPdI

          

Ratahan, Selasa (12/06/2017). Dengan Tema Mitra Bersyukur, Bupati James Sumendap, SH mengikuti Ibadah Kebaktian Kebangunan Rohani (KKR) Jemaat GPdI se-Mitra di objek Wisata Lamet, Tosuraya Barat Kecamatan Ratahan, dengan Pembicara Ketua Umum Majelis Pusat GPdI, Pdt Dr Johny Weol M. Min, M. Div, MM, MTh.
Ketua Panitia Pelaksana Fhebe Punuindoong dalam laporan mengatakan, kegiatan KKR kali ini juga untuk mensyukuri berbagai berkat yang Mitra terima sejak di kepemimpinan Bupati karena telah membawa Mitra semakin hari semakin baik.
Bupati mengatakan, hampir 4 tahun dirinya memimpin Mitra, ini pertama kalinya dirinya melaksanakan KKR. Katanya, Ibadah KKR ini adalah bentuk ucapan syukur atas berkat Tuhan bagi rakyat Mitra, sekaligu syukuran terpilihnya putra Mitra sebagai Ketua Majelis Pusat GPdI. Ini menandakan bahwa rakyat Mitra pastinya selalu dipakai oleh Tuhan untuk melaksanakan perkara besar, terutama di bidang pelayanan.

Bupati menegaskan mengenai pentingnya kebersamaan dalam kehidupan sehari-hari, terlebih masyarakat Mitra terkenal juga dengan budaya kebersamaan dan saling topang menopang, bukannya saling menjatuhkan. Sehingga kebersamaan harus terus dipupuk jangan sampai terpecah belah.

Hadir Ketua Majelis Daerah GPdI, Yvonne Awuy Lantu beserta jajaran Ketua Majelis Pusat GPdI, Pdt Gustav Panjaitan MTh, Pdt DR Robert Longkutoy, Pdt DR WJ Kumolontang, Sekum MP Pdt John Lumenta MTh, beserta jajatan MP GPdI, unsur MD GPdI Sulut, Ketua DPRD Mitra Drs Tavif Watuseke dan anggota DPRD Sammy Pongilatan, Sekda Ir Farry Liwe, para asisten dan pejabat Pemkab Mitra.

Bupati Safari Ramadhan Bersama Warga Muhammadiyah

Belang, Senin (12/06/2017). Dalam Safari Ramadhan 1438 H/2017 M, Pemerintah Kabupaten Minahasa Tenggara melaksanakan buka puasa bersama warga Muhammadiyah Minahasa Tenggara di Desa Ponosakan Kecamatan Belang. Bupati Minahasa Tenggara James Sumendap, SH hadir bersama Ketua DPRD Tavif Watuseke dan sejumlah anggota DPRD, beserta Kapolres Minahasa Selatan AKBP Arya Perdana, Kepala Kantor Keagamaan Mitra, Ketua Muhamadyah dan pengurus, para asisten dan pejabat Pemerintah Kabupaten Minahasa Tenggara.
Dalam sambutan safari Ramadhan, Bupati menyampaikan bahwa kali ini berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya. Karena acara buka puasa bersama dilaksanakan dengan organisasi keagamaan, yang diawali oleh organisasi Muhamadiah dalam rangka mendekatkan diri pemerintah dengan organisasi Islam. “Saya butuh topangan doa dan dukungan, sehingga rencana ke depan berjalan dengan baik,” tukas Bupati.
Bupati berpesan, bahwa pentingnya siskamling agar ketentraman dan keamanan terjamin. Oleh karena itu, jamaah sebagai warga masyarakat diminta untuk aktif dalam siskamling.
Terkait dengan pembangunan Pasar Belang, pihanya menyatakan akan dilaksanakan dalam waktu dekat ini. Sehingga pemerintah berharap masyarakat mendukung pembangunan pasar. Bupati mengajakseluruh jamaah agar mau membangun komitmen bersama guna lancarnya pembangunan di Kabupaten Minahasa Tenggara. Bupati juga menekankan agar saling menghargai dan saling menghormati. Apalagi dalam pembaharuan hidup adanya tahapan atau waktu untuk ibadah puasa. Karena dengan demikian, semuanya berjalan dengan baik dan lancar. Serta ibadah di bulan suci ramadhan ini, diterima amal ibadah. Sehingga di hari hari mendatang, akan sukses dalam segala hal.
        

Bupati dan Ketua DPRD Tinjau Lokasi Bencana Alam

      

Tombatu, Senin (12/06/2017). Bupati Kabupaten Minahasa Tenggara, James Sumendap, SH dan Ketua DPRD Drs Tavif Watuseke, bersama para AsistenPemkab Mitra, serta sejumlah Kepala Dinas terkait, langsung bergerak cepat mengunjungi beberapa titik lokasi bencana alam berupa banjir bandang dan tanah longsor yang melanda pemukiman dan perkebunan/persawahan di Desa Kali, Kali Oki Desa Betelen Satu dan Kecamatan Tombatu.Bupati memberlakukan status darurat bencana selama enam hari sampai kondisi terkendali. Serta memerintahkan pihak-pihak terkait untuk segera mendirikan tenda bencana dan membuka posko kesehatan di lokasi.

Bersama dengan adanya rombongan Bupati dan Ketua DPRD Mitra, alat berat dikerahkan untuk membersihkan bongkahan-bongkahan tanah longsor maupun material yang menutupi badan jalan. Disamping itu pula, berbagai hal yang dianggap penting untuk dilakukan, segera diatur teknis pelaksanaannya di lapangan. Saat turun lapangan, Bupati beserta rombongan juga meninjau daerah aliran sungai dari wilayah Kecamatan Tombatu sampai di Kecamatan Touluaan, sekaligus memantau debit air sungai, kawasan persawahan yang terdampak banjir dan rumah penduduk yang yang terkena longsor.

Akibat bencana alam ini, setidaknya puluhan hektar sawah baik yang sudah siap dipanen, maupun yang belum berbuah akhirnya rusak tertimbun tanahdan lumpur. Begitu pula lahan perkebunan yang ditanami tanaman cengkih dan kelapa menjadi rusak karena terbawa derasnya hujan dan lumpur. Bahkan puluhan rumah penduduk rusak akibat longsoran tanah. Tak luput pula jalan protokol yang menghubungkan Desa Kali Kecamatan Tombatu dengan Desa Ranoketang Atas Kecamatan Touluaan, sempat tertutup.

      

Bupati Tegaskan WTP Sebagai Bukti Integritas, Kinerja dan Akuntabilitas Semakin Membaik

Manado, Jumat (09/06/2017) – Kabupaten Minahasa Tenggara (Mitra) kembali meraih opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Republik Indonesia, setelah BPK RI menilai Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) Tahun 2016 mengenai administrasi dan tata kelola keuangan.

Dengan demikian, ini yang keduakalinya Kabupaten Mitra mendapatkan WTP, dimana tiga tahun lalu meraih opini Wajar Dengan Pengecualian (WDP). Kembali menyabet WTP, Bupati Mitra James Sumendap, SH langsung banjir pujian dari berbagai komponen dan lapisan masyarakat karena telah mampu mempertahankan predikat WTP.

Namun menurut Bupati, prestasi tersebut bukanlah hanya terfokus sebagai keberhasilannya semata-mata. Melainkan itu dicapai karena kerja sama tim. Yakni seluruh perangkat daerah dan tentunya atas peran DPRD. “Dengan diraihnya kembali WTP, membuktikan adanya integritas, kinerja dan akuntabilitas sudah semakin baik di Pemerintah Kabupaten Minahasa Tenggara,” tukas Bupati.

WTP ini bisa dikatakan sebagai kado atau hadiah HUT Kabupaten Mitra ke-10 yang baru saja dirayakan Tanggal 23 Mei lalu. Sehingga, kata Bupati, ini menjadi pemacu sekaligus pendorong agar LKPD tahun 2017 ini, yang nantinya akan diumumkan oleh BPK RI pada tahun 2018, Mitra harus kembali mempertahankan opini WTP. Karena menurutnya, menjadi dambaan semua Kepala Daerah untuk meraih prestasi seperti itu. “Mitra harus hattrick untuk meraih WTP, ayo kita satukan tekad untuk mewujudkannya,” ujar Bupati.

 

                                    

Mitra Kembali Raih Opini WTP

Manado, Jumat (09/06/2017). Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI Perwakilan Sulawesi Utara menyerahkan Laporan Hasil Pemeriksaan atas Laporan Keuangan Pemerintah Daerah Tahun 2016 kepada Pemerintah Kabupaten/Kota se-Provinsi Sulawesi Utara. Penyerahan Laporan Hasil Pemeriksaan dilaksanakan di Aula Kantor BPK Perwakilan Provinsi Sulawesi Utara oleh Auditor Utama KN VI BPK RI Bapak Sjarifudin Mosii, SE, MM kepada Pimpinan DPRD dan Bupati/Walikokta.

Berdasarkan hasil pemeriksaan yang dilakukan BPK, disimpulkan bahwa penyususnan Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) Kabupaten/Kota se-Provinsi Sulawesi Utara Tahun 2016, bagi Pemda yang memperoleh WTP, telah sesuai Standar Akuntansi Pemerintah (SAP) berbasis aktual, telah diungkapkan secara memadai, serta telah menyusun unsur-unsur SPI, yakni lingkungan pengendalian, penilaian resiko, kegiatan pengendalian, informasi dan komunikasi serta pemantauan. Walaupun masih terdapat permasalahan, namun tidak berpengaruh langsung dan material. Juga terdapat Pemda yang belum memperoleh WTP, yakni Pemda dalam penyusunan laporan keuangannya telah sesuai SAP berbasis akrual, telah disajikan secara wajar dalam semua hal material, namun masih terdapat hal-hal yang signifikan mempengaruhi kewajaran laporan keuangan.

BPK menyimpulkan bahwa opini atas laporan Keuangan pemerintah Kabupaten/Kota se-Provinsi Sulawesi Utara tahun 2016 adalah sebagai berikut

  1. Kota Bitung                                                              Wajar Tanpa Pengecualian (WTP)
  2. Kabupaten Minahasa                                             Wajar Tanpa Pengecualian (WTP)
  3. Kabupaten Kepulauan Sitaro                                Wajar Tanpa Pengecualian (WTP)
  4. Kota Kotamobagu                                                    Wajar Tanpa Pengecualian (WTP)
  5. Kabupaten Bolaang Mongondow Timur            Wajar Tanpa Pengecualian (WTP)
  6. Kabupaten Bolaang Mongondow Selatan          Wajar Tanpa Pengecualian (WTP)
  7. Kota Tomohon                                                         Wajar Tanpa Pengecualian (WTP)
  8. Kabupaten Minahasa Utara                                  Wajar Tanpa Pengecualian (WTP)
  9. Kabupaten Kepulauan Sangihe                            Wajar Tanpa Pengecualian (WTP)
  10. Kabupaten Minahasa Tenggara                           Wajar Tanpa Pengecualian (WTP)
  11. Kabupaten Bolaang Mongondo Utara               Wajar Tanpa Pengecualian (WTP)
  12. Kabupaten Kepulauan Talaud                             Wajar Tanpa Pengecualian (WTP)
  13. Kabupaten Minahasa Selatan                              Wajar Tanpa Pengecualian (WTP)
  14. Kota Manado                                                           Wajar Dengan Pengecualian (WDP)
  15. Kabupaten Bolaang Mongondow                       Tidak Memberikan Pendapat (TMP)

Laporan Hasil Pemeriksaan diharapkan dapat dimanfaatkan oleh para Pimpinan dan Anggota Dewan dalam rangka melaksanakan fungsinya yang meliputi fungsi anggaran, legislasi, maupun pengawasan. Akan lebih bermanfaat apabila diikuti dengan tindak lanjut sebagaimana yang disarankan oleh BPK. Hal ini sesuai dengan ayat 3 Pasal 20 Undang-Undang Nomor 15 Tahun 2004 Tentang Pemeriksaan Pengelolaan dan Tanggung Jawab Keuangan Negara. Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara wajib menindaklanjuti sesuai dengan rekomendasi yang diberikan oleh BPK selambat-lambatnya 60 hari setelah Laporan Hasil Pemeriksaan diterima.

Pendidikan Keluarga Adalah Hal Utama

Tombatu, Kamis (08/06/2017). Bertempat di Resto Tombatu, Dinas Pendidikan Minahasa Tenggara (Mitra) bersama Propinsi Sulut melaksanakan Sosialiasi Pendidikan Keluarga. Tampil sebagai pembawa materi, Aria Ahmad dari Direktorat Pendidikan Keluarga, Dirjen PAUD dan Dikmas, Kementerian Pendidikan. Juga menghadirkan instruktur pendidikan keluarga kabupaten, Sherly Sorongan MSi, instruktur Provinsi, Dra Jelly Ratulangi.

Menurut Aria, anak harus mendapatkan pendidikan yang tepat. Dalam upaya mewujudkannya, peran orang tua sangatlah menentukan. Langkahnya antara lain, diperlukan sinergitas antara orang tua dan guru dalam mendidik anak. Dimana perilaku anak harus diketahui oleh orang tua dan guru sehingga didapatlah metode yang tepat untuk mendidik anak. Landasannya sejalan dengan azaz tri pusat pendidikan, sektor keluarga, masyarakat dan sekolah harus saling bersinergi dalam mendidik anak.

“Pendidikan keluarga merupakan hal yang pertama dan utama, yang memiliki pengaruh besar terhadap prilaku individu. Kondisi saat ini, orang tua sebagai pendidik pertama dan utama belum siap, termasuk belum adanya sinergi dengan sekolah. Ini yang menjadi salah satu alasan, sehingga Kementerian pendidikan melaksanakan sosialisasi pendidikan keluarga,” tukasnya.

Kegiatan yang diikuti oleh para pimpinan PAUD dan TK, serta Kepala Sekolah SD, SMP dan pengawas se-Mitra ini, dibuka secara resmi oleh Kepala Dinas Pendidikan Mitra, Djelly Waruis SPt MM. Pihaknya berharap, sosialisasi ini dapat dimanfaatkan dengan baik oleh peserta, sehingga hasil yang didapat bisa diimplementasikan di unit kerja maupun lingkungan masing-masing.

Kepala Bidang PAUD dan Dikmas Disdik Mitra, Sarah Kindangan, SPd, MPd mengatakan, kegiatan sosialisasi ini penting dilakukan sebagai tindaklanjut dari program kementerian Pendidikan. Karena melalui sosialisasi, peserta diharapkan dapat mengetahui cara penyusunan petunjuk pelaksanaan kegiatan pendidikan keluarga,” tukas Kindangen.

Pasar Rakyat Dibangun di Kalait

Touluaan Selatan, Kamis (08/06/2017). Upaya Pemerintah Kabupaten Minahasa Tenggara (Mitra) untuk menggerakan perekonomian rakyat dan peningkatan taraf hidup masyarakat, terus dilakukan secara merata di semua wilayah. Kali ini Pemkab Mitra pembangunan Pasar Rakyat di Desa Kalait Tiga.

Menurut Camat Touluaan Selatan Silfana Eva Makaenas, pembangunan Pasar Rakyat ini telah mulai dilaksanakan yang diawali dengan peletakan batu pertama pembangunan kios/hanggar atau lapak yang nantinya diperuntukan bagi pedagang/penjual. Anggaran pembangunan bagian dari Dana Alokasi Khusus (DAK) melalui Dinas Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah. “Dengan adanya Pasar Rakyat ini, tentunya bukan hanya Kalait Raya saja yang akan merasakan manfaat dari fasilitas publik ini. Sudah pasti banyak pihak akan mensyukurinya ketika Pasar Desa di Kalait sudah mulai beroperasi,” imbuhnya.

Dikatakan, masyarakat Touluaan Selatan sangat berterima kasih akan perhatian Bupati Mitra James Sumendap, SH yang melakukan pembangunan sampai ke pelosok desa. Apalagi sebelumnya telah dibuka jalan penghubung Desa Tambelang-Suhuyon, dan Desa Tambelang-Kalait. Dengan demikian, prasarana penunjang perekonomian rakyat yang representatif, akan mendongkrak tingkat kesejahterahan masyarakat.

Kadis Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah Marie Makalow didampingi Kabid Perdagangan Teddy Langoy, SP mengatakan, pihaknya akan memback up dan mensuport penuh terhadap program tersebut. Bahkan jika roda perekonomian berkembang pesat dan begitu cepat, maka direncanakan akan dibangun lagi Pasar Rakyat di desa lain.