PEMERINTAH KABUPATEN MINAHASA TENGGARA MEMBATASI AKSES MASUK MULAI 1 APRIL 2020 DALAM UPAYA PENCEGAHAN COVID-19

Ratahan – Kabupaten Minahasa Tenggara (Mitra) mulai hari ini, Rabu 1 April 2020, memberlakukan pembatasan akses masuk dan keluar bagi warga masyarakat.

Pembatasan waktu kunjungan ini merupakan langkah untuk menekan penyebaran COVID-19 (Virus Corona) masuk Mitra.

“Kami akan membatasi pergerakan orang, khususnya dari luar Minahasa Tenggara, tapi ini bukan lockdown. Ini kami lakukan untuk mencegah penyebaran virus COVID-19,” kata Bupati Minahasa Tenggara James Sumendap di perbatasan Kabupaten Minahasa Tenggara dan Minahasa (Gunung potong) ketika memantau kesiapan Tim Satgas Covid-19, beliau menambahkan bahwa “seluruh pintu masuk Minahasa Tenggara akan ditutup untuk perlintasan orang setiap hari pada pukul 18:00 WITA sampai 06:00 WITA, Untuk jam penutupan ini yang dikecualikan hanya kendaraan angkutan yang membawa kebutuhan pokok, dan material, Sedangkan perlintasan orang akan dibuka pada pukul 06:00 WITA sampai 18:00 WITA, setiap harinya. Setiap orang wajib diperiksa kesehatannya, Hal ini sudah kami sosialisasikan kepada masyarakat dan pemberlakuan ini tegas, serta wajib dilaksanakan. Kami sudah koordinasikan ini dengan pihak kepolisian dan TNi . Kebijakan ini juga sudah kami sampaikan kepada Gubernur Sulawesi Utara Olly Dondokambey, pada saat Telekonferensi Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Gubernur bersama seluruh Kepala Daerah di 15 Kabupaten/Kota se-Sulawesi Utara serta Jajaran Forkopimda tadi siang. imbuhnya

Pemerintah Kabupaten Minahasa Tenggara telah membentuk Tim Satgas Covid-19 yang akan melaksanakan tugas setiap harinya dalam memeriksa kesehatan setiap pengunjung dengan melibatkan berbagai stakeholder.

Sementara itu, aktivitas masyarakat pada malam hari di wilayah tersebut semakin dibatasi, dengan akan digelarnya operasi oleh pihak kepolisian dan TNI bersama aparat pemerintah.

“Bila ada yang didapati, akan diberikan sanksi tegas. Karena kita tidak boleh main-main dengan masalah ini. Langkah tegas sudah harus diambil demi pencegahan COVID-19 di wilayah kami,” tandasnya.

disemua Akses pintu masuk Ke Minahasa Tenggara ada Posko Tim Satgas yang sama baik itu yang berbatasan dengan Kabupaten Minahasa Selatan dan Kabupaten Bolaang Mongondow Timur.