Puncak Acara HUT ke 15 Kab. Mitra Sukses Di Gelar

RATAHAN – Kegiatan dilaksanakan Pemerintah Kabupaten Minahasa Tenggara (Mitra), dalam rangka Hari Ulang Tahun (HUT) Minahasa Tenggara ke 15 yang puncak acara di laksanakan di Desa Tatengesan Satu, Kecamatan Pusomaen, Senin (23/5/2022).

Adapun HUT Mitra kali ini mengambil tema lingkungan, diawali dengan jalan sehat melibatkan seluruh SKPD, kecamatan hingga kelurahan/desa. Kemudian dilaksanakan penanaman 5000 mangrove dihadiri Kapolda Sulut Irjen Mulyatno, dilanjutkan dengan perkemahan SKPD di pasir putih Peter Camp – Sarah Buy di Pantai Pasir Putih Tatengesan, sampai pada pelaksanaan puncak acara dapat berjalan baik dan sukses. Menyusul yang rencananya akan dilaksanakan kegiatan lomba dansa masal khas Ratahan serta of road.

Dalam puncak acara Hut Mitra ke 15, di Desa Minanga Satu, Bupati merasa bersyukur karena tahun ini bisa melaksanakan syukuran HUT Mitra secara bersama-sama. Dimana sebelumnya tidak bisa dilakukan karena kondisi pandemi covid-19. Dengan mengambil tema lingkungan, Sumendap terus berkomitmen akan membangun Minahasa Tenggara semakin maju dalam pembangunan, tertib birokrasi serta administrasi.

“Buah dari segi pembangunan dan tertib administrasi banyak prestasi yang kita peroleh tahun ini, diantaranya mendapat penghargaan PWI terkait keterbukaan informasi, kemudian mendapat rangkin pertama di Sulut, dari BPK terkait capaian kinerja atau MCP serta masih banyak lagi keberhasilan yang dicapai,” tutur Sumendap didampingi Wakil Bupati Drs Jocke Legi dan Sekretaris Daerah (Sekda) David Lalandos.

Bupati dua periode ini juga mengungkapkan, bahwa capaian pembangunan Minahasa Tenggara, saat ini sudah 99 persen terealisasi. Artinya baik pembangunan maupun tata kelola birokrasi sudah berjalan semestinya. Tinggal melengkapi apa yang perlu dibangun serta mempertahankan bahkan lebih meningkatkan keberhasilan yang sudah diraih selama ini.

“Makanya kita akan terus tingkatkan reputasi dan prestasi untuk kemajuan Minahasa Tenggara, agar menjadi barometer bagi kabupaten lain. Ini komitmen saya,” tuturnya.

Atas capaian keberhasilan tersebut, dirinya berterimakasih bagi jajarannya mulai esalon 2, 3, 4 sampai hukum tua bahkan perangkat desa yang sudah bekerja keras sehingga hasil yang maksimal membanggakan Kabupaten Minahasa Tenggara.

“Atas dedikasi dan kerja keras dari semua pihak yang terlibat, tentunya saya mengucapkan banyak terimakasih. Ini akan terus kita ikat dalam tali persaudaraan dan kebersamaan untuk menuju hari-hari selanjutnya yang penuh dengan tantangan,” imbuh bapak pembangunan Mitra ini sembari menyebut akan terus berkoordinasi baik pemerintah provinsi bahkan pusat.

Disela puncak acara Hut ke 15 Mitra tersebut, bangga, pujian serta motivasi datang dari pejabat teras Sulut, Kadis ESDM Sulut mewakili Gubernur Olly Dondokambey Fransiscus Maindoka serta Ketua DPRD Sulut Fransiscus Silangen. Keduanya sepakat bahwa Minahasa Tenggara semakin ber reputasi dan berprestasi dibawah kepemimpinan James Sumendap.

“Dengan semangat kebersamaan teruslah membangun dan membawa Minahasa Tenggara semakin maju kedepan. Tentunya dengan terus berkoordinasi baik pemerintah pusat dan provinsi,” sebut keduanya.

Diakhir acara satu persatu pejabat baik provinsi bahkan daerah, mengucapkan Selamat HUT Mitra ke 15. Dengan semangat motto reputasi dan prestasi, Minahasa Tenggara akan terus melaju dalam pembangunan.

Membangun reputasi dan berprestasi, Pemkab Mitra raih opini WTP ketujuh secara beruntun

RATAHAN – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Minahasa Tenggara terus mencatatkan capaian luar biasa dalam penyelenggaraan pemerintahan di daerah. Sesuai dengan tema, yang telah dicanangkan Bupati James Sumendap pada tahun 2022 yakni ‘Membangun Reputasi dan Berprestasi, maka kali ini rekor baru kembali dicatatkan Pemkab Minahasa Tenggara. Pemkab Minahasa Tenggara berhasil meraih opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP), berdasarkan Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK), terhadap Laporan Keuangan dan Aset tahun anggaran 2021, yang telah diterima di kantor BPK RI perwakilan provinsi Sulawesi Utara di Manado, Jumat (13/5/2022).

Opini WTP ini merupakan rekor baru bagi Pemkab, karena telah mempertahankannya selama tujuh kali secara berturut-turut, sejak dipimpin Bupati Minahasa Tenggara James Sumendap.

Bupati Minahasa Tenggara sendiri berterima kasih kepada seluruh jajaran Pemkab Minahasa Tenggara yang berkomitmen untuk bekerja profesional, khususnya dalam pengelolaan keuangan.”Ini tentunya komitmen dan kerja dari seluruh jajaran, dan kami mampu mempertahankan opini WTP tujuh kali secara berturut-turut,” katanya.Lebih lanjut kata James, pihak Pemkab Minahasa Tenggara berkomitmen untuk melaksanakan pengelolaan keuangan, dan aset sesuai dengan, kepatuhan terhadap ketentuan, serta aturan perundang-undangan.”Dengan capaian ini, maka pengelolaan keuangan dan aset di Minahasa Tenggara untuk pemenuhan pembangunan demi kepentingan rakyat dapat terpenuhi,” ujarnya.Bupati juga bersyukur karena capaian dan prestasi ini menjadi kado manis bagi Pemkab dan jajarannya menjelang hari ulang tahun Kabupaten Minahasa Tenggara ke-15 tahun.

Capaian SPM Kabupaten Mitra Tertinggi ke-7 Nasional dan ke-2 Regional Indonesia Timur

RATAHAN – Kabupaten Minahasa Tenggara (Mitra) di bawah kepemimpinan Bupati James Sumendap SH.MH dan Wakil Bupati Drs Jocke Legi, kembali mengukir prestasi yang luar biasa.

Kali ini, dari laporan penerapan Standar Pelayanan Minimal (SPM) tahun 2021 sebagaimana di umumkan Dirjen Bina Pembangunan Daerah Kemendagri, Kamis (12/5/2022 ), Kabupaten Minahasa Tenggara meraih capaian tertinggi tingkat ke-7 Nasional dan tertinggi ke-2 Regional Sulawesi Nusa Tenggara (Nusteng), Maluku dan Papua untuk kategori kabupaten dengan presentase mencapai 97,05 persen.

Capaian tersebut berdasarkan hasil dari penilaian yang dilakukan oleh Direktorat Jendral Bina Pembangunan Daerah Kementerian Dalam Negeri dalam menilai standar pelayanan minimal provinsi, kabupaten serta kota.
Bahan evaluasi laporan SPM dari Kementerian Dalam Negeri terdapat beberapa bidang yakni bidang Pendidikan, Perumahan Rakyat, Kesehatan, Pekerjaan Umum, Sosial dan Tramtibum Linmas.