Tombatu Timur, Kamis, (06/07/2017). Mempertimbangkan volume aktifitas yang mengarah ke hal kuantitas atau penyebaran penduduk yang terus bertambah maka Desa Esandom Satu Kecamatan Tombatu Timur memasukan program pemetaan dan pembukaan jalan baru di Dana Desa (Dandes) 2017 Tahap 1 untuk perluasan wilayah permukiman. Sehingga kawasan persawahan yang kurang produktif ditimbun untuk dijadikan jalur jalan baru yang lebar dan representatif, serta berstandart.

Menurut Hukum Tua Esandom Satu Ferni Rondonuwu, Kabupaten Minahasa Tenggara untuk saat ini sedang giat-giatnya membangun. Pembangunan infrastruktur dalam perkampungan di wilayahnya masih menjadi skala prioritas. Secara teknis, wilayahnya kecil untuk daerah kepolisia, sementara populasi penduduk terus bertambah, dimana nota benenya begitu membutuhkan kawasan tempat tinggal yang layak. Sehingga aspirasi masyarakat yang tertuang dalam berita acara pelaksanaan Musyawarah Rencana Pembangunan Desa (Musrenbangdes), yakni mengusulkan perluasan kawasan permukiman adalah hal yang mendesak maka hal tersebutlah yang ditata dalam APBDes dan RKPDes.

Sehingga selaku Kumtua pihaknya meminta maaf jika ada areal persawahan yang terpaksa ditimbun untuk dijadikan titik jalur jalan. “Karena untuk membangun wilayah permukiman baru di Desa Esandom Satu, pastilah harus mengorbankan areal persawahan. Tapi tentunya sawah yang produksinya minim, dikalikan dengan kebutuhan zaman,” ujar Rondonuwu sembari mengatakan penimbunan kawasan persawahan yang tidak produktif lagi itu sudah melalui kajian yang matang. Yakni memperhatikan juga dari kajian historis bahwa di jalur itu dulunya adalah kawasan kampung lama. Artinya, semua hal sudah diperhitungkan sebelumnya oleh pemerintah desa setempat bahwa jalan baru itu diharapkan akan tembus ke jalur yang mengarah ke jalan Mundung-Tonsawang, tapi tentunya ke depan perlu dibangun jembatan penghubung di daerah Doong’koyongan.

 

© 2017, arlen wawointana. All rights reserved.