Bupati Pantau Pembangunan Resting Area Gunung Potong

          

Ratim, Rabu (12/07/2017). Usai melaksanakan sidak (Inspeksi mendadak) di Blok A, Bupati Minahasa Tenggara (Mitra) James Sumendap, SH melaksanakan peninjauan lokasi pembangunan resting area di lokasi gunung potong antara Pangu-Noongan, Kecamatan Ratahan Timur (Ratim). Saat turun lapangan lakukan peninjauan, Bupati didampingi Sekda Ir Farry Liwe, sejumlah Kepala SKPD, diantaranya pimpinan instansi terkait yakni Kepala Dinas Pariwisata Drs Desten Katiandagho dan Camat Ratim, Johana Untu.

Menurut Bupati, resting area yang akan dibangun menggunakan pola modern. Yakni bukan hanya sebagai tempat singgah untuk beristirahat sejenak bagi pengguna kendaraan, namun lokasi tersebut akan dijadikan salah satu tujuan objek wisata alam. Karena bangunan nantinya berlantai dua, yang di atasnya bisa memandang keindangan alam dan panorama Kabupaten Mitra dan Kabupaten Minahasa. Mengenai desain bangunan sudah ada beserta penataannya. Sehingga pihaknya sangat tgerbuka bagi siapa saja yang akan memberikan koreksi akan rencana tersebut. “Resting area ini nantinya bakalan menjadi salah satu ikon Kabupaten Mitra,” ujar Bupati.

Dandes Kali Oki Tombatu Bangun Jalan Baru

           

Tombatu, Jumat (07/07/2017). Pembangunan di Kabupaten Minahasa Tenggara saat ini sudah lebih berkembang. Mulai dari Ibukota Kabupaten, sampai ke desa. Terlebih khusus untuk Desa yang sekarang ini mendapatkan Dana Desa (Dandes). Tentunya dengan anggaran yang ada, Pemerintah Desa lebih dipermudah dalam hal membangun infrastruktur di Desa. Seperti yang dilakukan Desa Kali Oki Kecamatan Tombatu yaitu membangun jalan lorong sepanjang 71,5 meter dengan lebar 3,5 meter dan dan pembangunan jalan setapak sepanjang 157 meter dengan lebar 2 meter, hingga pembuatan talud.

Hukum Tua Desa Kali Oki Vanly Pongulu didampingi Ketua Tim Pelaksana Kegiatan (TPK) Alfret Ponomban mengatakan, kegiatan tersebut dilaksanakan untuk mempermudah masyarakat melalui jalan alternatif yang sudah lama diusulkan oleh masyarakat. Dan dengan pembangunan ini, masyarakat begitu terbantukan dalam hal aktivitas. Baik itu kendaraan maupun pejalan kaki. Karena jalan lorong yang dibangun adalah jalur utama masyarakat mengakses ke lahan pertanian dan perkebunan. Begitu juga untuk jalan setapak yang dibangun sangat membantu masyarakat karena roda dua sudah bisa melintasi kawasan tersebut.

Selain pekerjaan tersebut, Dandes juga melaksanakan beberapa kegiatan diantaranya pembangunan talud di 3 lokasi, rabat beton di 2 lokasi dan pembangunan drainase di 2 lokasi, bedah rumah atau pembangunan rumah sehat. Pelaksanaan Dandes berdasarkan apa yang diputuskan dalam Musyawarah Rencana Pembangunan Desa (Musrenbangdes) secara bertingkat ke atas yakni Musrenbang Kecamatan dan tertuang dalam Rencana Kegiatan Prioritas Desa (RKPDes).

 

Dandes Kali Tombatu Rabat Beton dan Talud Jalan Lorong

          

Tombatu, Jumat (07/07/2017). Dana Desa (Dandes) Tahun 2017 Tahap 1 Desa Kali Kecamatan Tombatu digunakan untuk pembangunan jalan rabat beton panjang 202 meter, lebar 4 meter dan rehab tangga naik samping Poskamling sampai Kantor Desa. Untuk fisik lainnya, Dandes diarahkan juga pada pekerjaan talud Tipe 1 di depan balai desa, tiang reling dan talud tanjakan jalan ke Lesung Batu Ratu Oki. Hal ini dikatakan Hukum Tua Aneke Mokat, SPd dan Ketua Tim Pelaksana Kegiatan (TPK) Noldy Tumiwan.

Dipilihnya lokasi ini, karena pemerintah dese setempat memandang bahwa kawasan Lesung Batu perlu penanganan khusus karena fasilitas ini adalah salah satu cagar budaya yang melegenda dan merupakan salah satu ikon Kabupaten Minahasa Tenggara. Sehingga dengan akses jalan yang representatif maka masyarakat setempat khususnya dan Kabupaten Minahasa Tenggara pada umumnya, memiliki wibawa dan citra yang baik. Kepada para pengunjung juga akan dengan mudahnya mengakses ke lokasi tersebut. Dan jalur ini merupakan jalur penting bagi masyarakat setempat dalam kelancaran mendukung aktivitas masyarakat. Sehingga dengan kondisi jalan yang baik, nyaman dan aman, mereka yang lalu lalang di lokasi ini akan terbantukan karena meskipun kawasan berbukit dan tanjakan, namun kondisi jalan sudah sangat menunjang.

Dandes Towuntu Barat Pasan Perlebar Jalan Pertanian

         

Pasan, Kamis (06/07/2017). Bergulirnya Dana Desa (Dandes) membuat pembangunan di Kabupaten Minahasa Tenggara dalam bidang infrastruktur semakin maju. Seluruh Desa yang ada di Minahasa Tenggara terus berlomba-lomba membangun infrastruktur di Desa masing-masing. Salah satu kegiatan yang sedang dikerjakan menggunakan Dana Desa yaitu pelebaran jalan pertanian di Desa Towuntu Barat.

Hukum Tua Desa Towuntu Barat Kecamatan Pasan Diana Lombok mengatakan, pelebaran jalan pertanian tersebut sangat penting untuk pertumbuhan perekonomian Desa. Hal ini juga menjadi salah satu Misi dari Bupati Minahasa Tenggara James Sumendap, SH yaitu untuk meningkatkan produk-produk unggulan hasil pertanian lewat fasilitas jalan pertanian yang lebih memadai. Meydi Engka selaku Ketua Tim Pelaksana Kegiatan (TPK) mengatakan, jalur itu adalah akses penting harapan petani Liwutung Raya dan Bupati sudah meninjau langsung lokasi pekerjaan.

 

 

Dandes Esandom Dua Buka Jalan Kopi dan Lorong SD Inpres

Tombatu Timur, Kamis, (06/07/2017). Setelah pencairan Dana Desa (Dandes) Tahun 2017 Tahap 1, seluruh Desa yang ada di Kabupaten Minahasa Tenggara berupaya melaksanakan apa yang menjadi skala prioritas program desa. Misalkan di Desa Esandom Dua Kecamatan Tombatu Timur yang sangat konsisten melaksanakan apa yang tertuang dalam APBDes 2017, yang sebelumnya telah diputuskan dalam Musyawarah Rencana Pembangunana Desa (Musrenbangdes) 2016 lalu.

Hukum Tua Esandom Dua, Jopie Dumondor mengburaikan bahwa dalam usulan Musrenbangdes 2016 banyak pihak mengatakan perlu ada pembangunan jalan baru untuk wilayah permukiman di belakang SD Inpres dan perkebunan Kopi. Atas usulan itulah sehinggga ditata dalam APBDes dan RKPDes 2017. Dalam pelaksanaan, ditemui banyak kendala. Tapi atas kesepakatan yang ditempuh, akhirnya program Dandes berjalan sebagaimana apa yang tertuang dalam program.”Sebagai Kumtua, tentunya menjadi pergumulan tersendiri ketika akan buka jalan baru. Begitu banyak sekali kritikan dan hambatan tapi karena itu sebuah amanah maka harus dilaksanakan,” ujar Dumondor.

Katanya, dirinya sangat salut dan berterima kasih atas peran TPK (Tim Pelaksana Kegiatan) Stefi Rondonuwu yang telah mensuport secara kreatif program-program desa, sebagaimana yangv tertuang dalam APBDes. Karena jika tidak ada kesepahaman yang terjalin bagus maka tentunya apa yang dikrencanakan, bahkan yang telah terprogram, akan menemui kendala dan tantangan. “Memang waktu Dandes akan dilaksanakan, ada yang komplain, tapi puji syukur akhirnya pelaksanaan berjalan bagus,” ujar Rondonuwu.

Dandes Esandom Satu Buka Jalan Baru Untuk Perluas Wilayah Permukiman

          

Tombatu Timur, Kamis, (06/07/2017). Mempertimbangkan volume aktifitas yang mengarah ke hal kuantitas atau penyebaran penduduk yang terus bertambah maka Desa Esandom Satu Kecamatan Tombatu Timur memasukan program pemetaan dan pembukaan jalan baru di Dana Desa (Dandes) 2017 Tahap 1 untuk perluasan wilayah permukiman. Sehingga kawasan persawahan yang kurang produktif ditimbun untuk dijadikan jalur jalan baru yang lebar dan representatif, serta berstandart.

Menurut Hukum Tua Esandom Satu Ferni Rondonuwu, Kabupaten Minahasa Tenggara untuk saat ini sedang giat-giatnya membangun. Pembangunan infrastruktur dalam perkampungan di wilayahnya masih menjadi skala prioritas. Secara teknis, wilayahnya kecil untuk daerah kepolisian, sementara populasi penduduk terus bertambah, dimana nota benenya begitu membutuhkan kawasan tempat tinggal yang layak. Sehingga aspirasi masyarakat yang tertuang dalam berita acara pelaksanaan Musyawarah Rencana Pembangunan Desa (Musrenbangdes), yakni mengusulkan perluasan kawasan permukiman adalah hal yang mendesak maka hal tersebutlah yang ditata dalam APBDes dan RKPDes.

Sehingga selaku Kumtua pihaknya meminta maaf jika ada areal persawahan yang terpaksa ditimbun untuk dijadikan titik jalur jalan. “Karena untuk membangun wilayah permukiman baru di Desa Esandom Satu, pastilah harus mengorbankan areal persawahan. Tapi tentunya sawah yang produksinya minim, dikalikan dengan kebutuhan zaman,” ujar Rondonuwu sembari mengatakan penimbunan kawasan persawahan yang tidak produktif lagi itu sudah melalui kajian yang matang. Yakni memperhatikan juga dari kajian historis bahwa di jalur itu dulunya adalah kawasan kampung lama. Artinya, semua hal sudah diperhitungkan sebelumnya oleh pemerintah desa setempat bahwa jalan baru itu diharapkan akan tembus ke jalur yang mengarah ke jalan Mundung-Tonsawang, tapi tentunya ke depan perlu dibangun jembatan penghubung di daerah Doong’koyongan.

 

Dandes Esandom Tombatu Timur Pengaspalan Jalan Perkebunan Pala

                  

Tombatu Timur, Kamis (06/07/2017). Pemerintah Kabupaten Minahasa Tenggara terus menggenjot pembangunan di desa-desa, baik  pembangunan jembatan, pengaspalan jalan dan saluran irigasi. Proyek Jembatan dan Saluran Irigasi bersumber dana dari APBD Kabupaten Minahasa Tenggara, dan Aspal Jalan Kebun sumber dana berasal dari Dana Desa (Dandes) 2017 Tahap 1.

Hukum Tua Desa Esandom Roby Rumbay mengatakan, pengaspalan jalan akses perkebunan di Desa Esandom Kecamatan Tombatu Timur berlokasi di area perkebunan Pala yang melintasi kawasan pekuburan. Jalur ini selain sangat vital bagi petani, juga nantinya bisa menjadi jalan alternatif utama jalan lingkar tembus ke Desa Molompar. Adapun jumlah dana Rp 507.216.000 panjang 505 meter, lebar 4 meter yang bersumber dari Dandes Tahun anggaran 2017 pencairan Tahap 1. Pekerjaan telah dilaksanakan dengan penanggung jawab Hukum Tua bersama Tim Pelaksana Kegiatan (TPK) dan dilaksanakan selama 120 hari kerja.

 

Dandes Mundung Satu Bangun Talud dan Pelebaran Jalan

          

Tombatu Timur, Jumat (30/06/2017). Pelaksanaan Dana Desa (Dandes) 2017 Tahap 1 Desa Mundung Satu Kecamatan Tombatu Timur telah selesai dengan melaksanaan pembuatan talud sekaligus pelebaran jalan lorong Pekikian Dalam di Jaga 5 dari 3 meter menjadi 6 meter. Untuk Dandes sebelumnya telah berhasil pelebaran jalan setapak di Jaga 3 dari 1 meter menjadi 3 meter jalan Lorong Reformasi, sekaligus dengan drainasenya dan melaksanakan pelebaran Jalan Garuda di Jaga 3 dari 3 meter menjadi 5 meter, sekaligus dengan talud badan jalan. Hukum Tua Heidi Lumintang, S.Sos dan Ketua TPK Hanny Kumajas, S.Sos

Mobil Ambulance Dandes Lobu Satu Diresmikan Bupati

          

Touluaan, Sabtu (24/06/2017). Mobil ambulance Desa Lobu satu Kecamatan Touluaan resmi beroperasi penggunaannya, setelah mesinnya dihidupkan oleh Bupati Minahasa tenggara, James Sumendap, SH. Saat resmi dioperasikan, disaksikan oleh Camat Touluaan Mey Batubuaja, pemerintah desa setempat, BPD, LPMD, tokoh-tokoh agama, tokoh masyarakat dan berbagai lapisan yang ada di Desa Lobu Satu, termasuk Tim Pelaksana Kegiatan (TPK) Dana Desa (Dandes).

Dalam sambutan Bupati mengatakan, salut atas program desa setempat yang telah melaksanakan pengadaan mobil ambulance. Karena alat transportasi ini sangatlah penting untuk membantu pemerintah. Disisi lain, Bupati berharap agar penggunaannya dikelola secara profesional supaya tidak adanya kecemburuan sosial bagi masyarakat dan pengadaan mobil tersebut benar-benar tepat sasaran. Termasuk sopir yang akan mengenderainya, untuk merawat dan menjaga mobil tersebut supaya awet dalam pengoperasiannya.

Camat Touluaan Mei Batuabaja mengatakan, pengadaan mobil tersebut bersumber dari Dandes 2017 Tahap 1. Dan untuk wilayahnya, masing-masing desa memiliki program yang bervariasi. Yang tentunya desa-desa tersebut melaksanakan Dandes berdasarkan apa yang menjadi program skali prioritas yang telah dibahas dalam Musyawarah Desa, yang tertuang dalam APBDes dan RKPDes. Katanya, dalam pemantauan dan evaluasi, Pemerintah Kecamatan melihat SDM dalam hal ini perangkat desa, LPMD dan unsur masyarakat yang masuk dalam TPK, kian hari kian handal dan profesional.

Bupati Pantau Jalan Pertanian Pasan-Moreah

          

Pasan, Jumat (23/06/2017). Bupati Mitra, James Sumendap SH kembali menunjukan komitmennya untuk melihat dari dekat situasi dan kondisi jalan pertanian perkebunan yang sulit dijangkau dengan kendaraan, karena berada di pelosok atau daerah terluar wilayah kecamatan. Kali ini Bupati meninjau jalur Mongawo-Patuku-Maulit tembus ke Desa Moreah Kecamatan Ratatotok.

Bersama ketua DPRD Drs Tavid Watuseke dan sejumlah pejabat, rombongan Bupati bergerak mulai pagi dan selesai tengah malam. Jalanan belasan kilo meter yang dilalui, sangatlah sulit dilewati karena licin dan berlumpur, curam serta di sejumlah titik berlubang dalam. Namun perkebunan Ropi, Patuku, Moulouw, Ponombit, Wawesen, Bosiok mampu dilewati sampai larut malam.

Camat Pasan, Marthinus Ratulangi, SP mengatakan, daerah ini merupakan sumber utama hasil pertanian masyarakat. Karena kawasan ini adalah jalur utama masyarakat mengeluarkan hasil pertanian dan perkebunan berupa kelapa, cengkih dan pala. Sehingga masyarakat sangat berterima kasih kepada Bupati yang menyatakan akan  berupaya melakukan pengaspalan jalan ini, baik melalui APBDP 2017 maupun APBD induk tahun 2018.