Bupati Membuka Focus Group Discussion (FGD) dengan Kemensos RI

Ratahan, mitrakab.go.id – Bupati James Sumendap, SH membuka Focus Group Discussion (FGD) Antara pemerintah Kabupaten Minahasa Tenggara dengan Direktorat Fakir Miskin Pesisir, pulau pulau kecil dan perbatasan antar negara dirjen penanganan fakir miskin kemensos RI yang diadakan di Ruang Rapat Badan Keuangan Daerah Kabupaten  Minahasa Tenggara Kamis 12 Oktober 2017.

Kadis Sosial Fenggi Wurangian,SE,MSi dalam laporannya kegiatan ini bertujuan, mewujudkan sinergi dan kolaborasi penanganan fakir miskin di wilayah pesisir, pulau pulau kecil dan perbatasan antar negara serta  upaya pengelolaan usaha ekonomi produktif (UEP) dan rehabilitasi sosial rumah tidak layak huni (RS-RTLH).

“Jadi sinergitas dan keterpaduan ditingkat kabupaten dapat terbangundalam upaya penanganan fakir miskin secara berkelanjutan khusus pengelolaan bantuan stimulan UEP serta perbaikan rumah tidak layak huni di daerah pesisir ungkap Kepala Dinas Sosial.

Penerima UEP 400 KK di dua Kecamatan Kec. Ratatotok dan Belang. Bantuan Rumah tidak layak huni diterima 20 keluarga di wilayah pesisir kec Ratatotok dan Belang. Peserta Dinas Kesehatan, Pemberdayaan Mayarakat, Dukcapil, Koperasi, Kelautan dan Perikanan, Perumahan, Tenaga kerja, Pertanian Peternakan, Pendidikan,Perindustrian dan Perdagangan, BANK BNIdan Kecamatan.

Bupati dalam sambutannya kedepan sudah tidak ada lagi masyarakat miskin di Mitra,  k iranya program ini sukses sehingga tidak ada lagi masyarakat Miskin di Mitra.

Data yang diverifikasi dan validasi harus jelas dan tepat sasaran Impian saya kedepan tidak ada lagi masyarakat miskin di Mitra,  Bantuan dana untuk warga miskin seharusnya menjadi pertimbangan dan ada pelaporan dari masing-masing penerima, agar tepat sasaran karena sering kali bantuan lebih membuai warga karena mengharapkan bantuan dan tidak ada upaya untuk berusaha dan sebaiknya stimulan dengan program-program yang ada agar penerima bantuan dapat berusaha ungkap Bupati.

“Jika bantuan pemerintah difokuskan untuk infrastruktur, semisal pihak kementrian memberikan bantuan fisik seperti sarana penunjang untuk warga agar dapat berusaha. Contohnya perahu untuk nelayan, koperasi untuk usaha kecil, perlatan kerja dan lain sebagainya, tahun depan kami Pemerintah Kabupaten akan melakukan validasi terkait data kemisikinan, sebab ada warga yang terdata miskin namun memiliki sejumlah fasilitas penunjang seperti kendaraan, motor,  Saya mengharapkan pihak terkait dalam menghitung standar kemisikinan harusnya membuka parameter agar diketahui publik tambah Bupati.

“Ini dimaksudkan agar kita bisa menepis adanya warga miskin yang terus menjadi persoalan daerah dan negara ini. Sebab miskin hanya bagi orang malas saja, kecuali mereka yang sudah berstatus janda/duda yang memang sudah tak bisa apa-apa lagi” tambah Bupati.

Hadir Narasumber dari kemensos RI Direktur penanganan fakir Miskin pesisir, Pulau Pulau Kecil dan Perbatasan antar Negara Akifah El Ansary,SH,M.Hum,Asisten I Drs. G.H. Mamahit, perwakilan Dinsos Provinsi dan Pihak BNI Ratahan Michael Korua.

Bupati Buka Sosialisasi Kabupaten Layak Anak dan Mengukuhkan Gugus Tugas Kabupaten Layak Anak

Ratahan, Rabu 06/09/2017, Bupati James Sumendap membuka sosialisasi kabupaten layak anak dan mengukuhkan gugus tugas kabupaten layak anak Kabupaten Minahasa Tenggara.
Dalam Sambutan Bupati James Sumendap menyatakan perlindungan anak pertama adalah faktor lingkungan yang merupakan pola dasar kehidupan, kedua faktor kesehatan, karena kalau anak sehat maka kecerdasannya pasti juga bertumbuh baik. Negara dengan regulasi aturan yang ada makin kedepan terkait perlindungan anak, dimana hak anak dijamin dan menurut saya faktor utama adalah ekonomi, semakin tinggi tingkat ekonomi masyarakat semakin tinggi kepedulian baik kesehatan maupun pendidikan anak. Negara hadir dalam rangka memberi perlindungan sebesar besarnya bagi perlindungan anak. Mayarakat juga perlu tahu bahwa di Minahasa Tenggara memberikan perhatian besar terhadap anak, satu satunya daerah yang telah memberikan kartu identitas anak kepada anak di Minahasa Tenggara dan saya memberikan warning kepada Orang Tua agar harus menyekolahkan anaknya.
Di Minahasa tenggara tidak boleh ada pembiaran anak tidak sekolah/putus sekolah, dan harus diberikan efek jera apabila orang tua tidak menyekolahkan anaknya
Gugus tugas harus bekerja sesuai amanat yang di emban, dengan memberikan sosialisasi maupun pemahaman kepada masyarakat terkait perlindungan anak. Harus dikampanyekan bahwa anak harus sekolah dan benar benar diseriusi agar Minahasa Tenggara menjadi pilot projek kab layak anak. Dinas terkait harus proaktif dalam memberikan pendampingan terkait penyimpangan terhadap anak maupun perempuan. Undang undang perlindungan anak harus diketahui dan dipahami dari lingkungan desa/kelurahan/kecamatan agar masyarakat tahu baik menelantarkan anak, mengeksploitasi anak dan sebagainya akan berurusan degan hukum. Persoalan ini merupakan persoalan kita bersama dan pemkab memberikan perhatian khusus.
Dalam Kegiatan ini di hadiri Sekretaris Daerah Ir. Farri F.Liwe, Kadis Pemberdayaan perempuan dan perlindungan anak Phebe Punuindoong, SE, Pemateri Ketua pusat wanita dan perlindungan anak fakultas ilmu sosial UNIMA Dr. Ruth S.Umbase, M.Hum, Kapolsek Urban Ratahan, dan Forum Anak Daerah.

Mitra Ikut O2SN Tingkat Provinsi

Ratahan, Rabu (05/07/2017). Kabupaten Minahasa Tenggara (Mitra) turut serta dalam kegiatan Oliampiade Olahraga Siswa Nasional (O2SN) tingkat Provinsi Sulawesi Utara, setelah Kepala Dinas pendidikan (Disdik) Kabupaten Minahasa Tenggara (Mitra) Djely Waruis, melepas keberangkatan kontingen O2SN ke Manado.

Saat acara pelepasan di Kantor Disdik Mitra di Blok A, Waruis meminta agar seluruh peserta O2SN untuk bisa  bisa memberikan seluruh kemampuan dan penampilan terbaik dan berusaha untuk membawa harum nama kabupaten Mitra. “Berprestasi setinggi mungkin, agar bisa menjadi bekal di masa depan untuk adik-adik nantinya dan bisa membuat bangga keluarga dan juga kabupaten,” terang Waruis.

Sementara itu, Ketua Kontingen O2SN Mitra Felda Tombokan, yang juga Kepala Bidang Dikdas mengatakan, kali ini Mitra mengutus 1 kontingen yang terdiri dari 11 orang, mulai dari pendamping, official, hingga peserta O2SN. Peserta dari Mitra nantinya akan mengikuti 3 cabang olahraga yakni Bulutangkis, Karate, dan Atletik pada lomba yang akan dilaksanakan selama tiga hari sampai tanggal 7 Juli. Nantinya ke depan pihaknya akan berupaya memberikan perhatian khusus dengan adanya reward atau penghargaan yang diberikan bagi peserta O2SN yang bisa menjadi jawara di tingkat Propinsi. Dan sudah pasti, kalau ada yang menang di tingkat provinsi maka akan diutus ke tingkat Nasional dan akan ada hadiah yang akan kami berikan.

Pendidikan Keluarga Adalah Hal Utama

Tombatu, Kamis (08/06/2017). Bertempat di Resto Tombatu, Dinas Pendidikan Minahasa Tenggara (Mitra) bersama Propinsi Sulut melaksanakan Sosialiasi Pendidikan Keluarga. Tampil sebagai pembawa materi, Aria Ahmad dari Direktorat Pendidikan Keluarga, Dirjen PAUD dan Dikmas, Kementerian Pendidikan. Juga menghadirkan instruktur pendidikan keluarga kabupaten, Sherly Sorongan MSi, instruktur Provinsi, Dra Jelly Ratulangi.

Menurut Aria, anak harus mendapatkan pendidikan yang tepat. Dalam upaya mewujudkannya, peran orang tua sangatlah menentukan. Langkahnya antara lain, diperlukan sinergitas antara orang tua dan guru dalam mendidik anak. Dimana perilaku anak harus diketahui oleh orang tua dan guru sehingga didapatlah metode yang tepat untuk mendidik anak. Landasannya sejalan dengan azaz tri pusat pendidikan, sektor keluarga, masyarakat dan sekolah harus saling bersinergi dalam mendidik anak.

“Pendidikan keluarga merupakan hal yang pertama dan utama, yang memiliki pengaruh besar terhadap prilaku individu. Kondisi saat ini, orang tua sebagai pendidik pertama dan utama belum siap, termasuk belum adanya sinergi dengan sekolah. Ini yang menjadi salah satu alasan, sehingga Kementerian pendidikan melaksanakan sosialisasi pendidikan keluarga,” tukasnya.

Kegiatan yang diikuti oleh para pimpinan PAUD dan TK, serta Kepala Sekolah SD, SMP dan pengawas se-Mitra ini, dibuka secara resmi oleh Kepala Dinas Pendidikan Mitra, Djelly Waruis SPt MM. Pihaknya berharap, sosialisasi ini dapat dimanfaatkan dengan baik oleh peserta, sehingga hasil yang didapat bisa diimplementasikan di unit kerja maupun lingkungan masing-masing.

Kepala Bidang PAUD dan Dikmas Disdik Mitra, Sarah Kindangan, SPd, MPd mengatakan, kegiatan sosialisasi ini penting dilakukan sebagai tindaklanjut dari program kementerian Pendidikan. Karena melalui sosialisasi, peserta diharapkan dapat mengetahui cara penyusunan petunjuk pelaksanaan kegiatan pendidikan keluarga,” tukas Kindangen.

1.913 Siswa SMP Peserta UAN Lulus 100 Persen

          

Ratahan, Jumat (02/06/2017). Dari 1.913 siswa yang tersebar di 43 SMP/MTs di kabupaten Minahasa Tenggara peserta Ujian Akhir Nasional (UAN) dinyatakan lulus seratus persen. Hal ini dikatakan Kepala Dinas Pendidikan Mitra, Djelly Waruis, SPt, MM.

Jumlah peserta UAN yang tercatat 1928 Siswa, namun ada 15 siswa yang tidak bisa mengikuti ujian. Sebelum UAN, pihaknya telah berupaya menghubungi kelima belas siswa tersebut, tapi kendalanya ada yang tak berhasil ditemui, ada beberapa yang sudah menikah, ada yang sudah menjadi pekerja tambang dan ada juga yang sudah sulit sekali untuk dihubungi. Secara keseluruhan, hasil UAN menunjukan prestasi yang gemilang yang tentunya tak lepas dari kerja keras para guru dan juga semangat belajar dari para siswa.

Saat pelaksanaan UAN Tanggal 2 Mei, Sekretaris Daerah Farry Liwe saat membuka naskah Ujian Nasional Kertas Pensil (UNKP) di SMP Negeri 2 Belang, Wakil Bupati Ronald Kandoli di SMPN 6 Rasi Kecamatan Ratahan, Ketua DPRD Mitra Drs Tavif Watuseke di SMPN 1 Ratahan, Wakil Ketua DPRD Mitra Katrin Mokodaser di SMPN 1 Touluaan, Asisten I Setdakab Drs Gotlieb Mamahit di SMPN 1 Tombatu. Kehadiran para pejabat eksekutif dan legislative ini bertujuan untuk memberikan motivasi kepada siswa agar focus dan teliti dalam mengerjakan soal ujian.

Bupati Suport Lokakarya Bahasa Tonsawang-Toundanow

TOMBATU, Kamis 18/5/2017. Disambut dengan tarian adat, Bupati Minahasa Tenggara James Sumendap,SH menghadiri acara Lokakarya Bahasa Daerah Toundanow-Tonsawang di Tombatu. Dalam sambutannya, Bupati menjelaskan bahwa pentingnya melestarikan budaya berbahasa daerah di Kabupaten Minahasa Tenggara karena bahasa daerah merupakan jati diri dari diri kita sendiri. Oleh sebab itu harus tetap dilestarikan, dipertahankan bahkan ditingkatkan.


Bupati mengatakan bahwa di tahun ajaran baru nantinya akan ada 1 jam mata pelaran berbahasa daerah di setiap sekolah-sekolah di Kabupaten Minahasa Tenggara, khususnya di daerah Tombatu Raya, Silian Raya dan Touluaan Raya. Sebagai pemerintah tentunya wajib untuk melestarikan budaya-budaya yang ada, khususnya budaya berbahasa daerah. Sehingga generasi muda akan kembali menggunakan bahasa daerah dalam berinteraksi setiap hari, sehingga dengan demikian budaya lokal akan terus dilestarikan.

Siswa SMA/SMK Terima Bantuan Akhir Studi

RATAHAN, Rabu (17/05/2017) Bertempat di Lamet Kelurahan Tosuraya Kecamatan Ratahan, Bupati Minahasa Tenggara James Sumendap, SH, menyerahkan secara simbolis Bantuan Dana Akhir Studi bagi para siswa SMA/SMK. Bantuan bagi siswa yang baru Lulus SMA dan SMK  ini akan ditransfer ke rekening masing dimana masing siswa senilai Rp 500 ribu.

Dalam sambutannya Bupati berharap dana tersebut dipergunakan sebaik-baiknya, kiranya dapat memotivasi, mensuport bagi para siswa-siswi dalam melanjutkan studi ke tingkat lanjutan.  Dan berharap bantuan penyelesaian studi tersebut mampu membawa anak-anak di Kabupaten Minahasa Tenggara untuk lebih giat mengejar ilmu, lebih hebat dan cerdas, teruslah semangat belajar untuk mengapai cita-cita dalam melanjutkan program membangun bangsa dan negara, terlebih untuk Kabupaten Minahasa Tenggara ke depan.

Wabup Buka Naskah Ujian Nasional

Ratahan, Senin (15/05/2017). Bertempat di SD Inpres Wioi Kecamatan Ratahan Timur, Wakil Bupati (Wabup) Minahasa Tenggara Ronald Kandoli membuka Naskah Ujian Nasional di hari pertama dengan mata pelajaran Bahasa Indonesia. Kedatangan Wabup ini disambut jajaran sekolah dan siswa-siswi tampak ceria. Bahkan para orang tua murid yang ada di seputaran sekolah, menunjukan ekspresi gembira dengan kedatangan Wabup.

Pada kesempatan itu, Wabup mengingatkan para siswa agar berusaha mendapatkan hasil terbaik. Kosentrasi dan kecepatan serta ketepatan dalam menjawab soal-soal yang ada harus dilakukan dengan jangan ragu-ragu jika pilihannya sudah diyakini. Sehingga diperlukan ketelitian dalam menjawab setiap soal-soal ujian. Karena apa yang sudah diajarkan oleh para guru, pasti bisa dikerjakan oleh murid semuanya, jika murid menghafal semua mata pelajaran yang ada. Selain itu, Wabup meminta agar para siswa lebih giat belajar untuk menghadapi ujian mata pelajaran yang lain. Wabup juga berpesan kepada orang tua murid agar mengawasi serta turut membantu menyiapkan segala keperluan para siswa selama mengikuti Ujian Nasional.

Sementara Wakil Ketua DPRD Mitra Tonny Lasut, membuka naskah ujian di SD Ratatotok.

                    

Bupati Motivasi Peserta Perkemahan Pramuka SMP dan SMA/SMK

RATAHAN, Jumat (12/5/2017) Dinas Pemuda dan Olahraga menggelar kegiatan perkemahan untuk siswa SMA/SMK dan sederajat serta SMP di kompleks Kantor DPRD Minahasa Tenggara di Kelurahan Lowu Utara. Kegiatan ini bertujuan untuk membentuk kaum muda dalam mencapai sepenuhnya potensi spritual dan fisik agar nantinya bisa menjadi generasi handal.

Selanjutnya, dari kegiatan ini diharapkan membentuk kepribadian dan ahlak kaum muda, menannamkan semangat kebengsaan dan cinta tanah air kaum muda, meningkatkan ketrampilan kaum muda sehingga siap menjadi anggota masyarakat yang bermanfaat, patriot dan pejuang yang tangguh, serta menjadi calon pemimpin bangsa yang handal.

Bupati Minahasa Tenggara James Sumendap mengatakan, kegiatan ini sangat bermanfaat untuk pembentukan mental generasi muda yang mandiri, kreatif dan inovatif. Sehingga hayatan ini bakalan digelar secara berkelanjutan.

 

 

 

Mitra Terapkan Ujian Berbasis Komputer Bagi Siswa SMK

Ratahan, Senin (10/04/2017). Pemerintah Kabupaten Minahasa Tenggara menerapkan Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK), yang dipusatkan di SMKN 1 Ratahan. Saat pembukaan UNBK tersebut, Asisten II Pemkab Mitra Drs Robby Ngongoloy, MSi berkesempatan berdialog dengan Gubernur Sulut Olly Dondokambey, SE melalui teleconference atau telefon video yang terhubung dengan jaringan internet.