Bupati Ronald Kandoli Kukuhkan Paskibraka Minahasa Tenggara Tahun 2025
RATAHAN – Bupati Minahasa Tenggara, Ronald Kandoli, secara resmi mengukuhkan Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Kabupaten Minahasa Tenggara tahun 2025. Prosesi pengukuhan yang berlangsung khidmat ini digelar di Lantai 3 Kantor Bupati pada Kamis, 14 Agustus 2025.
Pengukuhan ini menandai kesiapan putra-putri terbaik Minahasa Tenggara untuk menjalankan tugas negara mengibarkan dan menurunkan bendera Sang Saka Merah Putih pada puncak Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia, 17 Agustus 2025 mendatang.
Acara sakral ini dihadiri oleh jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), di antaranya Kapolres Minahasa Tenggara AKBP Handoko Sanjaya, Ketua DPRD Sophia Antou, Danramil Ratahan, dan perwakilan dari Kejaksaan Negeri. Turut hadir pula para pejabat tinggi pratama di lingkungan Pemerintah Kabupaten serta para orang tua anggota Paskibraka.
Dalam sambutannya, Bupati Ronald Kandoli mengucapkan selamat dan rasa bangganya kepada para anggota Paskibraka yang telah terpilih. Beliau menekankan bahwa tugas mereka lebih dari sekadar seremonial.
“Paskibraka tahun 2025 adalah putra-putri terbaik yang memiliki keistimewaan. Tugas kalian bukan hanya mengibarkan bendera, tetapi juga harus mampu menunjukkan keteladanan sebagai pelajar yang berprestasi, berdisiplin, bermoral, serta memiliki jiwa nasionalisme yang tinggi,” ujar Bupati.
Bupati berpesan agar para anggota Paskibraka menjadi generasi masa depan yang unggul, menguasai ilmu pengetahuan dan teknologi, serta memiliki mental yang kokoh dan pantang menyerah untuk kemajuan daerah dan bangsa.
“Jadilah ujung tombak dalam membangun persatuan dan kesatuan bangsa. Pertahankan kedekatan, persaudaraan, dan kekompakan saat kalian melangkah ke depan menapaki perjalanan karier menuju masa depan yang lebih baik,” pesannya.
Pada kesempatan tersebut, Bupati Ronald Kandoli juga menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah mendukung, mulai dari para orang tua yang memberikan dorongan, hingga para pembina, pelatih, dan pihak sekolah yang telah sabar membimbing dan memfasilitasi para anggota Paskibraka selama proses latihan.