
Kabupaten
Minahasa Tenggara adalah salah satu daerah di Provinsi Sulawesi Utara dengan
ibu kota Ratahan. Luas wilayah ±730,62 km², terdiri dari 12
kecamatan dan 144 desa/kelurahan. Karakter wilayah didominasi pegunungan,
dengan garis pantai di kecamatan Ratatotok, Pusomaen, dan Belang. Ekonomi
didorong sektor pertanian–perikanan, konstruksi, serta perdagangan
dan transportasi. Tahun 2024, PDRB ADHB mencapai Rp7,35 triliun,
pertumbuhan ekonomi (ADHK 2010) 5,37%, IPM 73,68, penduduk
±121,55 ribu jiwa, dan tingkat kemiskinan 11,72%.
1) Letak & Geografi
- Koordinat: 124°32’56’’–124°57’3’’
BT dan 0°50’28’’–1°7’17’’ LU.
- Batas wilayah:
Utara Minahasa Selatan (Amurang/Amurang Timur) • Timur Minahasa (Langowan) & Laut Maluku • Selatan Laut Maluku & Bolaang Mongondow (Kotabunan) • Barat Minahasa Selatan (Ranoyapo/Kumelembuai). - Luas menurut kecamatan
(contoh): Ratatotok 104,18 km², Touluaan Selatan 101,80 km²,
Belang 75,17 km², dst.
- Pulau: 24 pulau
(Ratatotok 10, Pusomaen 9, Belang 5).
- Desa/kelurahan tepi laut: 28;
non-pesisir: 116.
- Ketinggian (contoh): Ratahan 340
mdpl; Ratatotok 23 mdpl; Tombatu 468 mdpl.
2) Pemerintahan
- Pembentukan: UU No. 9 Tahun
2007.
- Administratif: 12 kecamatan,
144 desa/kelurahan.
- DPRD 2024: 25 anggota (9
partai, 5 fraksi; 15 laki-laki, 10 perempuan).
Aparatur Sipil Negara (Des. 2024)
- Total 2.190 ASN (712
laki-laki; 1.478 perempuan).
- Jabatan utama: JPT Pratama 39,
Administrator 139, Pengawas 197.
- Fungsional: Guru 887,
Medis 399, Teknis 285, Pelaksana 244.
- Pendidikan: S1 1.540, S2
145, S3 1.
- PNS menurut golongan: II:
229, III: 1.560, IV: 354.
- PPPK: 47 (seluruhnya
golongan IX).
3) Penduduk & Ketenagakerjaan (2024)
- Penduduk: ±121,55 ribu jiwa;
kepadatan 166,37 jiwa/km²; rasio jenis kelamin 107,55.
- Angkatan kerja (Sakernas Ags
2024): 66.705; bekerja 64.862; penganggur 1.843.
- TPAK 73,02%; TPT 2,02%.
- Struktur pekerjaan utama
terbesar: berusaha sendiri 18.004, karyawan/pegawai 17.325, pekerja
keluarga 10.142.
4) Sosial: Pendidikan, Kesehatan, Agama
Pendidikan
(2024)
- APM: SD 96,22% • SMP 78,76% • SMA/SMK 68,14%.
- APK: SD 108,07% • SMP 86,38% • SMA/SMK 86,07%.
- Melek huruf 15+: 99,75%.
- Satuan pendidikan (cuplikan):
SD 96 sekolah (10.672 murid), SMP 41 (4.321), SMA 11
(2.742), SMK 6 (1.550), TK 97, RA/MI/MTs/MA tersedia.
Kesehatan
(2024)
- Fasilitas: 2 RS, 13
puskesmas, 5 pustu, 1 poliklinik, 11 apotek.
- Tenaga kesehatan: 1.711
(medis 50, keperawatan 142, kebidanan 110, dll.).
- PUS KB: 38.712.
Agama
& Rumah Ibadah (2024)
- Penganut mayoritas Protestan;
juga Islam, Katolik, Hindu, Buddha.
- Rumah ibadah: 331 gereja
Protestan, 13 gereja Katolik, 42 masjid, 5 musala.
5) Ekonomi Daerah
Keuangan
Daerah (Realisasi)
- Pendapatan (Rp ribu): 2022 546.229.767,80
→ 2023 780.418.613,84 → 2024 684.915.077,32.
- PAD 2024: 17.236.985,94;
Dana Perimbangan 2024: 545.625.852,31; Lain-lain pendapatan yang
sah 2024: 122.052.193,06.
- Belanja (Rp ribu): 2022 95.154.039,80
→ 2023 629.632.735,54 → 2024 695.987.053,28.
PDRB
2024
- ADHB: Rp7.354,83 miliar; ADHK 2010: Rp4.407,39
miliar.
- Pertumbuhan ADHK: 5,37%.
- Lapangan usaha terbesar (ADHB):
Pertanian, Kehutanan, Perikanan 31,09%; Konstruksi 19,07%; Transportasi & Pergudangan 10,40%; Perdagangan 8,56%; Administrasi Pemerintahan 7,47%.
Pengeluaran
(ADHB)
- Konsumsi RT 55,88%; PMTB
42,05%; Konsumsi Pemerintah 10,39%; LNPRT 3,69%; Net
Ekspor -12,01%.
Kemiskinan
(2024)
- Penduduk miskin 12,59 ribu
(11,72%) • GK Rp402.654/kap/bulan.
- P1 1,53; P2 0,30.
6) Sektor Unggulan: Pertanian, Perkebunan, Perikanan
- Sentra padi: Tombatu Timur,
Touluaan, Belang.
- Hortikultura (contoh 2024):
cabai rawit 482,90 ha / 13.881,10 kuintal; tomat 183,00 ha /
5.067,40 kuintal; bawang merah 278,50 ha / 2.523,20 kuintal.
- Biofarmaka (contoh): jahe 9.927
m² / 35.456 kg, serai 5.723 m² / 37.644 kg.
- Perkebunan: kelapa 36.115,58
ton (areal 33.195,09 ha), diikuti cengkeh, pala, aren, vanili,
kopi, kakao.
7) Infrastruktur: Energi, Air Minum, Jalan & Pos
- Listrik PLN (2024): pelanggan 33.771; produksi 55,48 GWh;
penjualan 49,09 GWh.
- Air minum (2024): pelanggan 3.128 (6 kecamatan); distribusi 514.697
m³.
- Jalan (2024): total 1.018,93 km (Negara 64,70; Provinsi
53,34; Kab/Kota 900,89).
- Kondisi: Baik 475,53 km,
Sedang 20,72, Rusak 37,83, Rusak Berat 366,81.
- Permukaan: Aspal 507,36 km,
Kerikil 70,37, Tanah 274,07, Lainnya 49,08.
- Layanan pos: 3 kantor pos pembantu (Belang, Ratahan,
Tombatu).
8) Perdagangan & Koperasi, Pariwisata
- Koperasi aktif (2024): 23 (KUD 5; lainnya 18) — dominan di Ratahan
(9) dan Touluaan Selatan (—).
- Pasar (2024): 19 unit; rumah makan/restoran 62
(terbanyak di Touluaan Selatan 19).
- Pariwisata: 6 hotel/penginapan (58 kamar/58 tempat tidur). Daya
tarik: wisata alam, bahari, budaya, dan kuliner—terutama kawasan
pesisir Ratatotok–Pusomaen–Belang.
9) Perbandingan Regional (Sulawesi Utara)
- Proyeksi penduduk 2025: ±121,52
ribu.
- Pertumbuhan ekonomi 2024 (5,37%)
berada di kisaran tengah provinsi.
- Kemiskinan 2024 (11,72%)
termasuk rendah di tingkat provinsi.
- IPM 2024: 73,68 (naik dari 72,97 pada 2023; tren meningkat sejak
2020).
10) Pengeluaran Penduduk (2024)
- Rata-rata
pengeluaran/kapita/bulan: Rp1.119.654.
- Struktur: Makanan 59,07%
(padi-padian Rp108.868; ikan Rp87.896; makanan/minuman jadi Rp159.448;
rokok Rp81.382) • Non-makanan 40,93% (perumahan & utilitas
Rp241.967; aneka barang/jasa Rp104.673).
- Kelompok pengeluaran terbesar: Rp500.000–Rp749.999
(30,44%).