Pembangunan infrastruktur di Kabupaten Minahasa Tenggara menunjukkan upaya pemerintah dalam mendukung mobilitas penduduk, kegiatan ekonomi, dan pelayanan publik.
1. Infrastruktur Transportasi
◦ Jalan: Total panjang jalan di Kabupaten Minahasa Tenggara mencapai 1.018,93 km pada tahun 2024. Pembagian kewenangan jalan adalah sebagai berikut:
Jalan Negara: 64,70 km.
Jalan Provinsi: 53,34 km.
Jalan Kabupaten/Kota: 900,89 km.
◦ Berdasarkan jenis permukaan, jalan aspal sepanjang 507,36 km, jalan kerikil 70,37 km, jalan tanah 274,07 km, dan jenis lainnya 49,08 km pada tahun 2024.
◦ Mengenai kondisi jalan, pada tahun 2024 tercatat 475,53 km jalan dalam kondisi baik, 20,72 km sedang, 37,83 km rusak, dan 366,81 km dalam kondisi rusak berat.
2. Infrastruktur Komunikasi
◦ Pada tahun 2024, terdapat 3 Kantor Pos Pembantu yang berlokasi di Kecamatan Belang, Ratahan, dan Tombatu.
◦ Sebanyak 5 desa/kelurahan memiliki fasilitas kantor pos pada tahun 2024, dengan rincian 3 di Belang, 1 di Ratahan, dan 1 di Tombatu.
3. Infrastruktur Pendidikan Kabupaten Minahasa Tenggara memiliki beragam fasilitas pendidikan yang tersebar di seluruh kecamatan:
◦ Taman Kanak-Kanak (TK): Total 97 sekolah pada 2024/2025, dengan 1.655 murid.
◦ Raudatul Athfal (RA): Total 8 sekolah swasta pada 2023/2024, dengan 208 murid.
◦ Sekolah Dasar (SD): Total 96 sekolah pada 2024/2025, dengan 10.672 murid.
◦ Madrasah Ibtidaiyah (MI): Total 2 sekolah swasta pada 2023/2024, dengan 319 murid.
◦ Sekolah Menengah Pertama (SMP): Total 41 sekolah pada 2024/2025, dengan 4.321 murid.
◦ Madrasah Tsanawiyah (MTs): Total 3 sekolah swasta pada 2023/2024, dengan 224 murid.
◦ Sekolah Menengah Atas (SMA): Total 11 sekolah pada 2024/2025, dengan 2.742 murid.
◦ Sekolah Menengah Kejuruan (SMK): Total 6 sekolah pada 2024/2025, dengan 1.550 murid.
◦ Madrasah Aliyah (MA): Total 1 sekolah swasta pada 2023/2024, dengan 142 murid.
◦ Pada tahun 2024, sebanyak 83 desa/kelurahan memiliki fasilitas SD, 43 untuk SMP, 11 untuk SMA, 6 untuk SMK, namun belum ada desa/kelurahan yang memiliki fasilitas Perguruan Tinggi.
4. Infrastruktur Kesehatan Pelayanan kesehatan didukung oleh berbagai fasilitas:
◦ 2 Rumah Sakit Umum (masing-masing di Ratatotok dan Pasan pada 2024), dan tidak ada Rumah Sakit Khusus.
◦ Total 13 Puskesmas pada tahun 2024, di mana 9 di antaranya menyediakan rawat inap dan 4 tidak.
◦ Terdapat 5 Puskesmas Pembantu dan 11 Apotek pada tahun 2024.
◦ Tenaga kesehatan di Kabupaten Minahasa Tenggara berjumlah 1.711 orang pada tahun 2024, yang mencakup dokter, dokter gigi, perawat, bidan, tenaga farmasi, dan berbagai tenaga kesehatan lainnya.
5. Infrastruktur Energi dan Air
◦ Pelayanan listrik disediakan oleh PLN, dengan 33.771 pelanggan pada tahun 2024 yang tersebar di 12 kecamatan. Daya terpasang listrik mencapai 36.166.400 KW, dengan produksi 55.481.032 KWh dan 49.085.685 KWh terjual pada 2024.
◦ Pelayanan air bersih pada tahun 2024 memiliki 3.128 pelanggan dengan volume air disalurkan mencapai 514.697 m³.
6. Infrastruktur Perdagangan
◦ Pada tahun 2024, Kabupaten Minahasa Tenggara memiliki 19 unit pasar.
◦ Jumlah sarana perdagangan lainnya seperti toko tercatat 5 unit, sementara kios dan warung tidak tercatat (0 unit) pada tahun yang sama.
7. Infrastruktur Keagamaan
◦ Pada tahun 2024, fasilitas peribadatan meliputi 42 Masjid, 5 Mushola, 331 Gereja Protestan, dan 13 Gereja Katholik.